Postingan

MANAJEMEN PESERTA DIDIK

LAPORAN BACAAN MAGANG 1 " MANAJEMEN PESERTA DIDIK"  Ditulis oleh : Farisa Febriani  (12001326) PAI 4F   A          Manajemen Peserta Didik           Manajemen peserta didik atau pupil personil administration diartikan sebagai suatu layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan, pengawasan dan layanan siswa di kelas dan di luar kelas seperti: pengenalan, pendaftaran, layanan individual seperti pengembangan keseluruhan kemampuan, minat, kebutuhan sampai ia matang di sekolah (Knezevich, 1984). Manajemen peserta didik juga dapat diartikan sebagai suatu proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai dari perencanaan, penerimaan siswa, pembinaan yang dilakukan selama siswa berada di sekolah, sampai dengan siswa menyelesaikan pendidikannya di sekolah. Dengan kata lain manajemen kesiswaan merupakan keseluruhan proses penyelenggaraan usaha kerjasama dalam bidang kesiswaan dalam rangka pen...

Sistem Evaluasi

 Nama : Farisa Febriani Nim : 12001326 Kelas : PAI 4F Matkul : Magang 1 Laporan Bacaan ke-10   Sistem Evaluasi A. Prinsip-Prinsip Evaluasi Pembelajaran Sebagai seorang guru, tahapan evaluasi pembelajaran menjadi salah satu unsur penting dalam proses belajar mengajar. Setelah Bapak/Ibu Guru melakukan transfer knowledge melalui tugas dan materi, kini saatnya melakukan sebuah evaluasi dari apa yang sudah Bapak/Ibu Guru ajarkan. Kata “evaluasi” yang merupakan serapan dari kata “Evaluation” memiliki kata dasar “value” yang sangat berkaitan dengan hal baik atau buruk. Value atau nilai inilah yang harus Bapak/Ibu Guru tentukan dalam upaya keefektifan kegiatan belajar mengajar. Dalam pembelajaran paling tidak ada beberapa prinsip yang menjadi pegangan bagi seorang guru. Apa saja prinsip tersebut? Berikut uraiannya: 1. Kontinuitas Evaluasi dalam pembelajaran bukan hanya dilakukan saat ujian tengah semester atau akhir semester saja. Lebih dari itu, jika Bapak/Ibu Guru ingin me...

SISTEM EVALUASI

Nama : Farisa Febriani Nim : 12001326 Kelas : PAI 4F Matkul : Magang 1 Laporan Bacaan ke-9 SISTEM EVALUASI 1. Pengertian Evaluasi Pendidikan          Secara harfiah kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation; dalam bahasa Arab; al-taqdir; dalam bahasa Indonesia berarti; penilaian. Akar katanya adalah value; dalam bahasa arab; al-qimah; dalam bahasa Indonesia berarti; nilai. Dengan demikian secara harfiah, evaluasi pendidikan (educational evaluation) dapat diartikan sebagai: penilaian dalam (bidang) pendidikan atau penilaian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan.     Beberapa pengertian tentang evaluasi sering dikemukakan oleh beberapa ahli seperti:   Lessinger (Gibson, 1981: 374), mendefinisikan evaluasi adalah proses penilaian dengan jalan membandingkan antara tujuan yang diharapkan dengan kemajuan/prestasi nyata yang dicapai.           Wysong (1974), mengemukakan bahwa evaluasi adalah ...

4 Kompetensi Guru Profesional

 Nama : Farisa Febriani Nim : 12001326 Kelas : PAI 4F Matkul : Magang 1 Laporan Bacaan ke-8 Empat Kompetensi Guru Profesional Teacher’s competency atau kompetensi guru merupakan kemampuan seorang guru untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan layak dan bertanggung jawab. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 pasal 35 ayat 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa standar nasional pendidikan terdiri dari isi, standar proses, standar pengelolaan, standar penilaian pendidikan, dan standar pembiayaan harus ditingkatkan secara berkala dan berencana.  Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, menyebutkan bahwa seorang guru adalah pendidik profesional yang tugas utamanya adalah mendidik, membimbing, mengajar, menilai, melatih, dan mengevaluasi peserta didik mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan formal. Guru sebagai learning agent (agen pembelajaran) yaitu guru berpera...

Empat Kompetensi Guru Profesional

 Nama : Farisa Febriani Nim : 12001326 Kelas : PAI 4F Matkul : Magang 1 Laporan Bacaan ke-8 Empat Kompetensi Guru Profesional Teacher’s competency atau kompetensi guru merupakan kemampuan seorang guru untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan layak dan bertanggung jawab. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 pasal 35 ayat 1 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa standar nasional pendidikan terdiri dari isi, standar proses, standar pengelolaan, standar penilaian pendidikan, dan standar pembiayaan harus ditingkatkan secara berkala dan berencana.  Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, menyebutkan bahwa seorang guru adalah pendidik profesional yang tugas utamanya adalah mendidik, membimbing, mengajar, menilai, melatih, dan mengevaluasi peserta didik mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan formal. Guru sebagai learning agent (agen pembelajaran) yaitu guru berpera...

MANAJEMEN KELAS

Nama : Farisa Febriani Nim : 12001326 Kelas : Pai 4F Matkul : Magang 1 Laporan Bacaan ke- 7                  MANAJEMEN KELAS A. Pengertian Manajemen Kelas Manajemen kelas adalah ketentuan dan prosedur yang diperlukan guna menciptakan dan memelihara lingkungan tempat terjadi kegiatan belajar dan mengajar. Manajemen kelas juga dapat diartikan sebagai perangkat perilaku dan kegiatan guru yang diarahkan untuk menarik perilaku siswa yang wajar, pantas, dan layak serta usaha dalam meminimalkan gangguan (Hasri, 2009:41). Manajemen Kelas merupakan usaha guru untuk menata dan mengatur tata-laksana kelas diawali dari perencanaan kurikulum, penataan prosedur dan sumber belajar, pengaturan lingkungan kelas, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul di kelas. Berikut ini beberapa pengertian manajemen kelas menurut para ahli yaitu sebagai berikut : • Menurut Nawawi (1982:115), manajemen kelas adalah kemampuan guru ...

KURIKULUM

Nama : Farisa Febriani Kelas : 4F/PAI Nim : 12001326 Makul : MAGANG 1 ( Laporan Bacaan ke-6) F. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum   Prinsip sering diartikan sebagai way of life atau pandangan hidup, atau sesuatu yang harus patuhi, disini prinsip berarti rule of the games atau aturan main, yakni semacam acuan dan rambu-rambu yang harus diperhatikan dan dipatuhi dalam pengembangan sebuah kurikulum. Prinsip-prinsip dasar tersebut mempunyai tujuan agar kurikulum yang didesain atau yang dihasilkan diharapkan memang betul-betul sesuai dengan kebutuhan (the need) semua pihak, yakni anak didik, orang tua, masyarakat umum, pemakai lulusan (the user), bangsa dan negara. Selama terjadinya perubahan kurikulum sekolah di bumi nusantara ini, masing-masing mengikuti prinsip-prinsip pengembangan kurikulum yang berbeda. Namun sasaran yang hendak dicapai adalah sama, yaitu dalam rangka mewujudkan cita-cita pembangunan nasional pada umumnya dan tujuan pendidikan nasional pada khususnya de...