aku dan kampung halaman ku


Perkenalkan nama saya Farisa Febriani anak kedua dari lima bersudara saya bersekolah di Nanga Mahap lebih tepatnya di Sekadau, Nanga Mahap ialah salah satu desa yang ada dikecamatan Nanga Mahap yang masih terjaga keasriannya sampai sekarang. Kehidupan petani masih mewarnai kehidupan masyarakat di sini.
Sekarang banyak terjadi perubahan yang terjadi seperti yang sudah mulai berdiri toko-toko, cafe, Indomaret dan Alfamart dan masih banyak perubahan lainnya. Kehidupan masyarakat disini bisa dikatakan sangat akrab masyarakat sini menentukan sesuatu dengan bermusyawarah karena hal ini sudah diterpakan dari dulu dalam menjalin silaturahmi antar masyarakat yang satu dengan yang lainnya agar tidak terjadi kesenjangan sosial dimasyarakat.
Nanga Mahap juga memiliki banyak objek wisata dimana salah satunya bukit bongku. Bukit bongku merupakan salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi berjarak empat puluh lima menit dari kecamatan Nanga Mahap, karena itu banyak orang dari berbagai daerah datang untuk mendaki dan menikmati pemandangan dari atas bukit.
Para pengunjung bisa menggunakan kendaraan motor saja karena untuk mobil jalannya sempit Baru dari tempat parkir mendaki hingga ke puncak yang menghabiskan waktu kurang lebih satu jam, kegiatan mendaki bukit bongku biasanya dilakukan di waktu pagi atau siang hari agar bisa mendapat kesempatan menikmati matahari tenggelam dari puncak bukit dan juga pemandangan yang indah bisa dilihat juga pada pagi hari saat Matahari terbit kita bisa melihat awan dari puncak bukit biasanya sekitar jam empat atau jam lima pagi karena saat itu sekeliling bukit dipenuhi hamparan awan yang indah dan satu lagi Nanga Mahap terkenal banyak nya air terjun di pelosok-pelosok daerah Nanga mahap, sudah banyak wisatawan pergi ke air terjun salah tau yang terkenal air terjun cuci kain.
Nanga Mahap merupakan perbatasan antara Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Ketapang yang jauh dari transportasi dan sulitnya mengakses jaringan internet. Tapi dengan berkembangnya teknologi Nanga Mahap menjadi kecamatan pertama yang menjadi kampung online. Dulu Nanga Mahap kalau mau cari sinyal harus naik bukit, sekarang mudah-mudahan dengan adanya kampung online bisa berjalan dengan baik. Bukan hanya untuk gaya-gayaan tapi banyak juga manfaatnya untuk laporan, belajar online dan sebagainya.


Komentar